April 17, 2008

Ujian Simulasi Fisika

Hari ini, kami ada ujian Simulasi Fisika. Salah satu mata kuliah dari keahlian Fisika Komputasi. Ini adalah mata kuliah pertama saya ujiankan (MID). MID dipercepat dari mata kuliah lain karena dosennya aka melanjutkan stdui S3 ke Malaysia. Waktu ujian tadi sekitar pukul 15.30 - 17.00 WITA. Rupanya saya terlambat sekitar 20 menit. Saya kekampusnya nanti pukul 15.45 WITA, soalnya shalat asharnya selesai setegah empat. Jadi saya terlambat. Sesampainya diruangan, saya langsung mengambil soal diruanganya pak Dosen. Kebetulan ruangannya di Lab Dasar, dimana beliau kepala lab dasar tersebut.

Soal saya ambil. Nampaknya soalnya lumaya susah. Tetapi, tentu saja ada yang menarik dari soal ini. Nampaknya tidak ada dosen lai yang memberikan peringatan seperti ini disaat ujian melainkan Bapak ini. Saya sudah dapatkan juga ketika tahun yang lalu ujia Fisika Kuantum. Adapun isi perigatannya adalah :

1.  Tidak diperbolehkan membuka buku atau catatan.

2.  Tidak diperbolehkan bekerja sama denag siapapun.

Pelanggaran terhadapa larangan ini akan dikenakan pemotongan nilai

Waspadalah!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Peringatan yang sangat bagus.

Sebenarnya, soal yang diberikan tidak terlalu sulit. Tapi karena tidak belajar maka jawabannya tidak semua diketahui. NAmpaknya hal yang sama juga terjadi dengan tema-tema yag lain. Mereka gelisah. Tapi tidak semua. Diantaranya ada yag bolak-balik ruangan. Tidak tahu apa keperluan mereka. Dosen tidak menjaga karena ada yag beliau selesaikan diruangannya.

Hampir 1 jam berlalu. Sayapun buntu. Tidak adalagi yang saya ketahui. Teman-teman juga nampaknya udah istrahat. Hanya 1,2 orang saja yang asyik menjawab. Salah seorag peserta ujia memberanikan diri untuk membuka konsepannya. Entah jawabanya ada dalamm konsepanya itu atau tidak saya tidak tahu. Namun yag jelas dia melihat konsepan yang diambil dari dalam kantongnya.

Feomena seperti diatas (melihat konsepan) sudah sering dan biasa terjadi pada sebagian mahasiswa dikala ujian. Entah itu ada kesempatan atau tidak, dikasih peringatan atau tidak, dikasih sumpah atau tidak, diketahui atau tidak oleh dosennya. Yang jelas, masalah seperti ini sering terjadi. Padahal perbuatan seperti ini adalah perbuatan yang sama sekali tidak diperbolehkan. Sadar atau tidak, apabila kecenderungan seperti ini terus dilakukan, maka ilmu yang kita pelajari tidak akan berkah. Mestinya, dalam menuntuk imu yang dikedepankan adalah bagaimaa memahami ilmu itu. Bukan bagaimana mendapatkan nilai "A". Jika ini terjadi, maka sesungguhnya kerugian telah menimpa. Rasulullah bersabda :"Barang siapa yang menipu kami maka dia bukan golongan kami"

Waspadalah!!!!!!!!!!!!!!!!

Waspadalah!!!!!!!!!!!!!!!! 

April 14, 2008

Praktikum Terlambat Lagi

Semester ini, nampaknya keterlambatan akademik akan terjadi secara besar-besaran di Unhalu, khususnya yang memprogramkan mata kuliah fisika dasar dan Fisika dasar II. Betapa tidak, MID semester sudah mau dimulai. Tingga beberapa pekan lagi ujian Final akan berlangsung. Dan nampanya pula, banyak dikalangan asisten yang merasa tidak mau lagi membimbing praktikum Fisika Dasar ini. tentu saja hal ini dapat berimbas pada nilai yang keluar untuk mata kuliah ini kepada mahasiswa baru. Juga asisten tidak banyak kerepotan lagi untuk memeriksa laporan, walaupun ini katanya hanya sementara.

Ada apa sebenarnya dengan praktikum ini? Ternyata masalahnya simple aja, Honor asisten belum diberikan oleh UPT Lab Dasar. Alasan yang  diberikan oleh pihak birokrasi Lab adalah bahwa duit untuk honor asisten tersebut belum sampai ketangan mereka. Masih ada direktorat. Sekarang uang praktikum itu dikelola oleh pihak rektorat. Kok bisa ya..! nampaknya ada semacam kekeliruan dalam masalah ini.

Saya kemudian tidak terlalu jauh mengkritisi ini, walaupun ini adalah sesuatu yang harus dirubah. Padahal menurut saya tidak ada kesalahan yang dilakukan oleh para asisten sehingga tunjangan ini harus ditahan. Tetapi, dalam menanggapi masalah ini, saya mempunyai pemikiran yang lain yang berbeda dengan sebagian teman-teman. Ini saya batasi hanya pada praktikum Fisika Dasar aja ya!

Dalam aturan mai praktikum dilab dasar, tentu saja didalamnya ada yang namanya hak dan kewajiban. Laboran, Asisten, dan Praktikan memiliki hak dan kewajiban pula. Hak dan kewajiban ini tentu saja berbeda-beda. Asisten, pada intinya dia punya kewajiban untuk melakukan bimbingan terhadap praktikan dengan baik, dan mempunyai hak untuk dberikan honor sesuai dengan banyaknya membimbing. Dan ini adalah sesuatu yang mutlak untuk dipenuhi dan dijalankan. Tetapi ternyata hak asisten belum diberikan. Tentu saja banyak dari kalangan asisten yang mengeluh dengan masalah ini. Namun, Keluhan yang diberikan oleh asisten ini tentu saja harus dipikirkan ulang. Jangan karena honor yang belum diberikan sehingga tidak mau lagi membimbing. Malahan sepakat untuk tidak membimbing sebelum honor diberikan. Tentu saja hal ini menurut saya salah. Berarti niat belum lurus. Ternyata niat dari sebagian asisten adalah hanya untuk mendapatkan uang ini sehingga manakala uang ini terlambat, maka secara otomatis juga praktikum tidak berjalan. Ini menurut saya yang mesti diluruskan oleh asisten. Mestinya, niatanya adalah bagaimana mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh ini untuk memberikan manfaat kepada orang lain. Bukan hanya untuk mendapatkan uang. Jika hanya uang yang diprioritaskan, maka akan banyak orang yang rugi. Akan banyak orang yang terlantar kepentingannya.

 

April 5, 2008

Pengalaman Menjadi Presenter TV

Presenter. Itulah kata yang ditujukan buat mereka yang berprofesi sebagai pembawa berita, pembawa acara atau pemandu suatu acara baik di Televisi maupun di Radio. Menjadi Presenter, bukanlah hal yang mudah. Seorang presenter, harus memiliki kecakapan dan pengetahuan yang cukup agar tugas yang dilaksanakan berjalan dengan baik. Bukan sesuatu yang hanya bermodalkan mental dan keberanian, apalagi hanya modal keinginan untuk masuk TV atau didengar suaranya lewat Radio. Karena, jika seperti itu yang terjadi maka hasilnya akan repot. Dan bisa jadi akan menjadi bahan tertawaan pemirsa yang menyaksikan tingkah laku presenter tersebut dilayar kamera atau mendengarkan lewat siaran Radio.

Kendari TV, merupakan salah satu TV swasta yang beroperasi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Bebagai aktivitas-aktivitas aktual yang terjadi di Kota Kendari dan sekitarnya disiarkan lewat stasiun ini. Program-program informasi pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat baik siaran langsung maupun siaran ulang dapat disaksikan lewat Stasiun ini. Baik informasi bidang sosial, budaya, sosial politik, agama, iptek dan lain sebagainya. Sehingga keberadaan stasiun ini sebagai sarana informasi dan komunikasi masyarakat Kota kendari dan sekitarnya sangat bermanfaat.

Salah satu program siaran langsung yang dilaksanakan oleh stasiun TV ini adalah sebuah acara keagamaan yang dikemas dalam acara “Serambi Ilahi”, yang merupakan kajian terhadap ilmu-ilmu agama islam. Program ini dilaksanakan pada setiap hari Jum’at, pukul 17.00 - 18.00 WITA. Bukan hanya sekedar Kultum, tetapi juga dalam bentuk interaktif dengan audiens baik pengunjung di studio maupun pemirsa dirumah.

Hari jum’at kemarin (4/4/08) Giliran Ustadz. Zezen yang meberikan materi pada acara ini. Beliau adalah Ustadz yang memiliki pemahaman agama yang banyak karena beliau adalah Alumni Universitas Islam Madinah, yang sekarang bekerja untuk Kerajaan Saudi Arabia, yakni sebagai da’i Atase. Pada musim haji kemarin, beliau menjadi pendamping jama’ah haji dari Indonesia yang ditugaskan oleh Pemerintah. Kali ini, materi yang akan dibahas adalah Hadits arba’in An-Nawawiah yang rencananya akan dilaksanakan pada setiap pekan hari jum’at, jam yang sama. Jadi kalau anda yang bermukim di Kota kendari dapat menyaksikan langsung acara ini.

Kembali kemasalah Presenter. Apa yang menarik? Mungkin saja apa yang saya tulis ini tidak menarik. Tetapi sesungguhnya saya sengaja buat tulisan ini sebagai bentuk pengalaman pribadi, juga sebagai pengetahuan baru untuk mereka yang coba-coba atau mau menjadi Presenter baik di TV maupun Radio.

Seperti ini ceritanya dari awal. Walaupun cerita saya ini sebaian saya langkahi. Siang hari jum’at kemarin (4/4/08), sekitar pukul 14.40 Wita, seperti biasa saya duduk-duduk di Warnet Azfira bersama teman yang juga operator Warnet ini. Saya lagi istrahat, menyelesaikan tugas translate Mahasiswa Ekonomi Koperasi. Mereka menginginkan agar kami menyelesaikan tugas translate mereka. Maka mulailah dialog antara saya dan teman ini.

“Sebentar sore saya mau ikut ta’lim di Kendari TV. Pematerinya Ust. Zezen, Biar warnet dijaga oleh yang satunya” Kata teman saya.

Rupanya teman saya ini teringat bahwa Presenter tidak ada. Maka dia kembali katakan kepada saya ” Antum mau jadi Presenter sebentar ?” Kalau antum mau sekarang pergi sama Abu Fatur. Bilang saja bahwa antum yang jadi presenter sebentar karena ikhwah yang lain tidak bisa” lanjutnya. Ada yang dia sebutkan lagi sakit, dan ada yang dia sebutkan lagi keluar.

Saya terdiam sebentar. Sambil berpikir apakah saya mau atau tidak. Teman saya tersebut kembali mengajak saya untuk menjadi Presenter. Akhirnya saya katakan ” saya tidak mau menawarkan diri. Tetapi jika saya ditawarkan, maka saya mau”.

Teman saya katakan ” Nanti saya yang bilang sama Abu Fatur”.

Setelah selesai percakapan itu, saya melihat masalah-masalah yang dihadapi oleh pelanggan. Waktu terus berjalan, sampai akhirnya masuk waktu Ashar. Sebelum masuk waktu, saya balik kekamar untuk berganti pakaian. Setelah itu menuju ke Mesjid untuk shalat ashar. Belum sampai saya di mejid, Abu Fatur udah menjemput saya. Beliau mengatakan “Akhi, antum kemari dul cepat,…. Masya allah’. Beliau berkata kepada saya sambil tersenyum. Saya sudah tahu maksudnya bahwa saya akan disuruh untuk menjadi presenter saat kegiatan sebentar. Ketika bertemu, beliau langsung mengatakan maksudnya kesaya untuk menjadi Presenter diacara tersebut. Saya katakan ” apakah tidak ada ikhwah lain yang bisa?” “Tidak ada” Begitu kata abu fatur. Saya belum mengiyakan karena saya mau berwudhu. Ketika sedang berwudhu, teman yang lain katakan ” Bin, entar kamu jadi presenter ya” “Apa tidak ada yang lain?” Kataku. “tidak ada” Begitu katanya. Saya kembali sibuk dengan wudhu saya.

Singkat cerita, selesai ashar saya disuruh untuk mempelajari tentang biografi Imam Nawawi penulis buku Hadits arba’in. Saya membaca sekilas tentang beliau dalam Buku 60 Biografi Ulama Salaf, karya Syaikh Ahmad Farid. Poin-poin penting saya catat. kemudian saya bertanya tentang Format kegiatan, rupanya tidak ada yang mengetahuinya. Wah repot nih, begitu pikiran saya. Belum selesai menulis Biografi singkat Imam Nawawi, Ustadz Pemateri datang menjemput dengan Mobilnya. Sebagian ikhwah memanggil yang lain untuk ikut sebagai audiens. Tidak lama kemudian, kami berangkat menuju Stasiun Kendari TV tempat acara tersebut. Didalam mobil, saya bertanya kepada ustadz tentang format acara. Kemudian Ustadz menjelaskan dengan singkat. Saya belum terlalu mengerti karena masih kurang jelas apa-apa yang harus saya lakukan. Sesampai di Kantor KTV, kami dipersilahkan menuju kelantai 3, studio khusus siraman Rohani. Waktu kurang lebih sekitar 15 menit ketika kami sampai di KTV.

Dalam waktu yang singkat itu, saya mendapatkan kursus kilat dari Produser tentang model dan format acara. Diajarkan bagaimana cara menyapa Pemirsa, bagaimana kalau masuk Iklan dan hal-hal lain terkait dengan jalannya acara. Tidak banyak hal yang tersimpan dimemori saya.

Waktu terus berjalan sampai akhirnya masuk acara. Pemandu katakan kepada saya “siap-siap” Saya pun siap-siap. Kemudian di katakan lagi “Mulai” maka sayapun memulainya.

Tentu saja, sebagai orang yang baru dalam hal seperti itu, barusan dikutip dengan kamera langsung siaran langsung. Tentu ada sedikit grogi. Walaupun mental dan keberanian tetap ada, tetapi pelaksanaan kegiatan tidak berjalan dengan lancar. Memang tidak ada kesalahan yang sangat serius tetapi kesalahan-kesalahan Kecil banyak dilakukan. Senatiasa tunduk, hanya sesekali memandang kamera, Banyak memotong pembicaraan Ustadz, tidak banyak mengajukan pertanyaan, salah dalam membaca Hadits, sampai pada kesalahan penyebutan kegiatan ketika diakhir acara. Malahan sempat ditegur oleh pemandu ketika iklan berlangsung lewat HT yang diberikan kesaya.

Yang jelasnya, hal yang saya lakukan sebagai presenter perdana masih sangat banyak kekurangan. Tidak ada kesiapan dari awal, pemberitahuan yang mendadak, serta kurang pengetahuan tentang menjadi seorang MC yang baik menjadi sebab kekurangbagusnya penampilan saya. Tidak ada masalah buat saya. Tidak apa-apa dikatakan oleh pemirsa bahwa presenternya tidak bagus, kurang mental dan perlu banyak belajar. Tidak ada masalah saya ditertawai oleh teman-teman. Paling tidak, pengalaman terbaik yang saya dapatkan tidak  didapatkan oleh rekan-rekan yang lain. Keberanian yang saya tunjukan untuk berhadapan dengan ratusan bahkan ribuan warga kota kendari yang menyaksikan acara ini tidak dimiliki oleh teman-teman yang lain. Kesalahan-kesalahan yang saya lakukan sebagai pengalaman dan pengetahuan baru buat saya untuk memperbaiki diri. Sayapun akan berusaha menjadi orang yang mampu mengambil pelajaran dari kesalahan-kesalahan yang saya lakukan ketika menjadi seorang presenter. Jadi kedepan, insya allah dengan pelajaran yang didapatkan sebelumnya menjadikan saya untuk mengurangi kesalahan yang saya lakukan atau bahkan tanpa salah sama sekali. Mudah-mudahan kedepan saya dipanggil lagi untuk menjadi presenter kegiatan tersebut. Do’akan ya… mudah-mudahan hari esok labih baik dari pada hari ini. Terima kasih.

March 29, 2008

Unhalu Ricuh Lagi

Lagi-lagi, Unhalu ricuh. Tawuran terjadi lagi. Yang menyedihkan adalah tawuran terjadi pada saat wisuda sarjana berlangsung. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 10 lewat WITA. Setelah pada hari kamis (27 maret) yang lalu terjadi tawuran antara mahasiswa dengan polisi. Kali ini, rupanya yang ricuh adalah sesama mahsiswa. Tentu ini adalah sesuatu menyedihkan. Keriucuhan ini rupanya dipicu oleh orasi yang dilakukan oleh pihak yang kontra dengan demonstrasi besar-besaran yang dilakukan oleh mahasiswa Unhalu kemarin dipelataran Walikota.

Rupanya, pihak mahasiswa yang kemarin melakukan demonstrasi tidak senang dengan hal ini. Makanya mereka marah. sebenarnya, mulanya adalah ketika seorang aktivis di Unhalu mencoba melakukan orasi untuk memperjelas keadaan. Karena, sebelumnya (tadi malam) dia bertemu dengan dengan Pak rektor untuk melakukan orasi esok harinya dikala wisuda sedang berlangsung. Tetapi, Pak Rektor mengatakan bahwa jika kamu melakukan orasi, maka kamu berhadapan dengan saya. sehingga ketika orasi dilakukan oleh pihak yang lain, aktifis yang meminta izin kepada rektor ini ingin memperjelas keadaannya. Tetapi ternyata dia di tolak. akhinya terjadilah kerisuhan yang tidak diinginkan itu. Begitu cerita awalnya.

Kepanikan langsung terjadi. Sebagian orang mengeluarkan parang. Tentunya, jika benda yang satu ini yang keluar maka dipastikan yang ada disekitarnya langsung melarikan diri. Orang-orang yang sedang menyaksikan prosesi Wisuda, yang beada dluar ruangan melarikan diri. Terhambur. Kejar-kejaran terjadi. Sehingga keadaan semakin gawat. Aparat keamanan tidak ada yang masuk. Mereka tidak diizinkan memasuki Kampus karena kejadian kemarin dulu. Sehingga tidak ada yang berani mengamankan. Saya juga tidak mengetahui apakah ada korban dalam insiden ini. Tetapi begitulah adanya. Kampus Unhalu kembali ricuh. dihadapan orang tua mahasiswa, mereka kembali menunjukan sikap yang tidak menunjukan diri mereka sebagai agen of change. Sungguh menyedihkan. Tetapi kita berdoa semoga kondisi ini tidak sampai berdampak kearah yang lebih luas lagi.  

 

March 21, 2008

Tugas dan Tanggung Jawab

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakaatuh

Alhamdulillah wasykurlillah wala hawla wala kuwwata illa billahil’aliyyil adzim.
Puji syukur kehadirat Allah subhanahu wata’ala  yang sampai pada kesempatan ini masih memberikan kesempatan kepada kita untuk untuk menikmati sejuknya udara pagi, kesehatan yang ada, serta nikmat-nikmat lain yang jumlahnya tidak dapat dihitung walaupun tinta yang kita gunakan untuk adalah seluruh air laut yang ada saat ini maupun dengan menambahkan jumlah air yang sama karena begitu banyaknya nikmat yang diberikan olehNya. Dan diantara tanda kesyukuran kita adalah bagaimana kita menjalankan apa-apa yang diperintahNya sesuai dengan kemampuan dan berusaha menjauhi segala laranganNya sesuai dengan kemampuan. Dan kita berdo’a kepadaNya semoga allah memberikan kekuatan kepada kita untuk mejalankan apa yang diperintahNya dan diberi kekuatan untuk menjauhi apa yang dilarangNya.
Salawat dan salam senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad
Sallallahu’alaihi wasallam yang telah berjuang demi kemaslahatan umat manusia, mengajarkan kebaikan kepada kita sehingga insya allah kita tidak tersesat dari jalan-jalan yang lurus.  Dan merupakan sesuatu yang harus kita lakukan adalah menjadikan beliau sebagai teladan dalam setiap hidup dan kehidupan ini.
Salawan dan salam juga senantiasa tercurah kepada sahabatnya, keluarganya serta kaum muslimin yang sampai hari ini masih istiqomah dijalan yang lurus dan kita berdo’a kepada Allah semoga kita senantiasa berada dijalan yang lurus sesuai dengan contoh rasulullah sallallahu’alaihi wasallam

Pada kesempatan ini kita akan membahas tentang sebuah topik yang saat ini banyak dilupakan oleh kaum muslimin. Yaitu apa sebenarnya yang menjadi tugas dan tanggung jawab manusia diciptakan didunia ini.

Topik ini memang harus selalu diangkat untuk kemudian memberikan pemahaman kepada kaum muslimin hari ini bahwa kehidupan yang dilalui hari ini merupakan sebuah kehidupan yang didalamnya kita dikenakan tugas dan tanggung jawab yang wajib untuk dilakukan. Betapa tidak, jika kita melongok kembali melihat apa yang terjadi pada manusia hari ini terlebih lagi kaum musliminternyata kita dapatkan banyaak yang melupakan atau yang lebih parah lagi adalah pura-pura tidak mengetahui tentang tugasnya diciptakan. Mereka lebih cenderung untuk terus aktif dengan aktifitas dunia yang dilakukan. Kehidupan dunia telah melenakan sebagian kaum muslimin. Dimana-mana kita melihat betapa manusia sibuk dan bahkan sangat sibuk dalam aktifitas dunia sehingga melupakan akhiratnya. Sehingga, penting untuk mengetahui dan terus mengetahui serta mengamalkan apa sebenarnya yang menjadi tugas dan tanggung jawab itu.

       Secara umum, ada dua tugas dan tanggung jawab manusia diciptakan didunia :
1.  Firman Allah dalam Al Qur’an surat adzariat ayat 56 yang artinya : "dan tidaklah aku        ciptakan   jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepadaKu".
2.  Sebagaimana yang tercantum dalam Al Qur’an surat al baqarah ayat 30 yang artinya :
      
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku             hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Mereka berkata: "Mengapa             Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat                     kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih         dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman:                                     "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."
Jadi tugas dan tanggung jawab manusia diciptakan dimuka bumu adalah sebagai abdi dan sebagai khalifah.
Inilah dua tugas yang wajib dilaksanakan oleh manusia dan Allah telah mewajibkan kepada kita untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab ini.

Lalu apa yang dimaksud dengan ibadah?
Ibadah menurut Syaikul islam Ibn Taimiyah adalah segala sesuatu yang dicintai dan diridhai oleh allah dalam bentuk perbuatan dan perkataan baik yang nampak maupun yang tidak. Yang jelas oleh tindakan fisik manusia maupun ibadah hati.
Lain sekali dengan pemahaman yang ada saat ini yang dibatasi ibadah hanya dengan kewajiban yang sesuai yang ada dalam rukun islam. Padahal ibadah adalah setiap tingkah laku manusia yang tingakh laku itu dicintai dan diridhai oleh allah. Contoh ketika kita makan, tidur, minum atau aktifitas lain apabila itu diridhai dan dicintai oleh allah maka itu akan bernilai ibadah.
Ibadah, dia memiliki syarat untuk diterima.
1.  Ikhlas, bahwa ibadah yang kita lakukan semata-mata hanya untuk mendapatkan keridhaan allah.
2.  Muttaba’ah artinya sesuai dengan petunjuk dari rasulullah. dan petunjuk itu dapat kita ketahui dari hadits-hadits rasulullah yang shahih.

Sedangkan yang dimaksud dengan khalifah adalah sebagai penguasa dimuka bumi tapi ada pemahaman yang harus kita miliki tentang penguasa ini. jangan sampai kita salah paham. Manusia sebagai pemakmur, pelestari bumi. bukan sebagai perusak seperti yang banyak dilakukan hari ini.

Ini adalah sekilas tentang tugas dan tanggung jawab manusia diciptakan dimuka bumi.
Yang jelasnya, kita harus banyak berpikir dalam hidup ini. Apakah telah kita lakukan tugas dan tanggung jawab ini? ataukah dia hanya sebatas konsep.
Dan allah akan ridha dengan apa yang kita lakukan dimuka bumi ini manakala kita senantiasa hidup dalam petunjuk-petunjuk yang telah digariskan olehNya sesuai dengan penjelasan rasulullah dalam haditsnya sesuai dengan pemahaman para salafusshaleh.

demikian,
Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakaatuh.

Agen of Change

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakaatuh
Alhamdulillah pada kesempatan kali ini saya kembali menyapa saudara-saudaraku sekalian. Dalam kesempatan ini, saya akan mecoba mengkritisi tentang agen of change yang hari ini di pahami oleh teman-teman mahasiswa.
Kalau kita berbicara tentang perubahan, maka yang paling banyak berkomentar adalah para mahasiswa. Betapa tidak, mereka yang terlibat didalam perubahan itu akan merasa bangga dengan perubahan yang mereka lakukan, demonstrasi yang telah mereka lakukan, dengan berkotek-kotek mencaci pejabat, memarahi, atau bahkan melempari adalah sesuatu yang dibanggakan sebagai bagian dari rencana perubahan yang ingin dilakukan.
Karena lantaran semangatnya melakukan perubahan, mereka kemudian membentuk kumpulan-kumpulan (mis: MAK (Mahasiswa anti Korupsi), Aliansi penegak keadilan, atau semisalnya). Padahal disatu sisi perubahan yang ingin dilakukan ini (demonstrasi-red) tidaklah berdasakan atas seruan hati nurani tetapi atas faktor kepentingan politik, keinginan untuk tenar atau dikenal, atau ada juga karena paksaan.
Maka kita katakan bahwa perubahan adalah sesuatu yang baik dan mesti dilakukan oleh mereka yang mampu melakukan perubahan itu.
Karena pemahaman awal yang mereka miliki adalah bahwa mahasiswa sebagai agen of change (agen perubahan), agen of control (pengontrol perubahan).
Tetapi yang perlu kemudian dilurskan kembali dari pemahaman ini adalah apa sebenarnya yang dimaksud dengan perubahan. Apakah perubahan itu adalah penentangan terhadap kebijakan pemerintah yang katanya merugikan rakyat, ataukah perubahan kepada keputusan pimpinan yang bertentangan dengan keadaan yang semestinya atau perubahan yang bagaimana. Menurut hemat saya ini adalah yang mesti terlebih dahulu dipahami sebelum mencoba melakukan perubahan. Pemikiran matang terhadap maksud dan tujuan untuk melakukan perubahan itu adalah sesuatu yang mesti untuk dilakukan mengingat jangan sampai kita termasuk orang yang mesti harus dirubah. Tingkah laku kita yang tidak beradab, tidak sopan, malas pusing, tidak mau tahu, Suka menngganggu ketenangan orang atau tindakan2 yang lain yang tidak terpuji. Lebih-lebih terhadap akhlak yang dimiliki. Inilah yang mesti dirubah. Saya kira, mahasiswa hari ini telah memiliki pemahaman yang cukup akan suatu keilmuan. Sehingga dengan keilmuannya ini mestinya melakukan perubahan dimasyarakat. Bagaimana pola kehidupan ekonomi masyarakat, sosial, budaya lebih-lebih agama mereka. Ini yang mesti menjadi target utama.
Coba kita lihat betapa akhlak dan tingkah laku masyarakat kita hari ini lantaran tidak ada agen perubahan yang memberikan pehaman kepada mereka sehingga yang nampak hari inilah yang terjadi.
Sebagai contoh, mahasiswa hari ini paham tentang bahaya merokok, berjudi, minuman keras, pergaulan bebas, acara-acara yang tidak pantas, atau kegiatan sia-sia lain. Tetapi yang nampak adalah mereka turut terlibat dalam perbuatan-perbuatan tersebut. Apakah orang-orang seprti ini yang menjadi agen of change, agen of control?

Sesungguhnya banyak orang hari ini melakukan perubahan tetapi tidak sadar bahwa merekan adalah orang yang harus dirubah. Pola pikir mereka, pola sikap dan tingkah laku mereka harus dirubah untuk menghasilkan dan membina mereka sebagai agen of change yang benar, dan agen of control yang benar. Dimana mereka memahami bahwa perubahan adalah setiap seuatu yang dilakukan untuk mengubah kearah yang lebih baik
Mereka yang melakukan ini secara sempurna mulai dari diri mereka kita katakan bahwa mereka adalah agen of change and agen of control bukan orang yang merubah sesuatu yang didasarkan atas kepentingan, ingin mendapat pembeli rokok atau ingin tenar. Justru kita katakan bahwa mereka adalah orang yang mesti harus dirubah juga.
Mohon maaf jika ada kata2 yang menyinggung.
Terima kasih
wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakaatuh

Orang yang Cerdas

Ketika anda ditanya….!
Tentang satu masalah yang mungkin jawabannya mudah bagi yang tahu…
Sederhana tapi membingungkan.
Benarkah…?
Kalau tidak percaya….
Silahkan jawab pertanyaan saya.
Siapa menurut anda orang yang cerdas lagi jenius?
Apakah kayak Einsten dengan teori relativitasnya?
Atau Maxwell dengan 4 persamaan gelombang elektromagentnya?
Atau nda usah jauh-jauh…..
Apakah Habibie dengan Rumus-rumus Habibinya…?
Ataukah anda dengan intelektual yang anda miliki?
Mungkin saja ia..
Tapi sesungguhnya orang yang cerdas lagi jenius adalah
Orang yang selalu mengingat kematian. Dia merasa bahwa tidak ia tidak akan lama lagi hidup di dunia, sehingga dia berusaha untuk mengerjakan amalan-amalan saleh yang dapat menghantarkan dia kepada keridhaan allah.
Mereka yang melakukan hal inilah menurut saya yang cerdas lagi jenius bukan orang yang mempunyai IQ diatas rata-rata lalu dia melupakan tugas dan tanggung jawabnya kepada Allah.
Betapa banyak hari ini kita melihat orang yang jenius untuk kehidupan dunia tetapi mereka bodoh terhadap kehidupan akhirat. Hal ini tidak mengantarkan mereka kepada ridha allah tetapi justru mengundang murka allah.
Makanya, adalah hal yang musti kita lakukan adalah bagaimana menjadikan hidup ini lebih bermakna dengan banyak beribadah kepada allah. BAnyak mengingat kematian, sehingga kita akan senantiasa terkontrol dalam setiap tindakan-tindakan kita. Kita akan senantiasa merasa ada yang mengawasi. Dan yang mengawasi itu adalah Allah subhanahu wata’ala.

Salam hangatku buat teman-teman di Ihamafi.

Sukses adalah Hak saya

Sukses adalah hak saya. Inilah kalimat yang biasa disampaikan oleh seorang motivator terbesar di indonesia Andrie Wongso yang hanya mempunyai titel SDTT ( Sekolah Dasar Tidak Tamat) disetiap persentasenya memberikan motivasi. Kalimat yang singkat tetapi jika dipahami dan didalami, maka kita akan mendapatkan banyak hikmah yang terkandung didalamnya bagi orang yang mau berpikir.

Memang, kesuksesan adalah hak semua orang. Setiap manusia punya hak yang sama untuk mendapatkan kesuksesan. baik sukses didunia maupun sukses di akhirat. Sukses didunia berupa mendapatkan apa yang mesti didapatkan dan itu merupakan hak maupun sukses diakhirat berupa masuk dalam jannah.

Sukses didunia adalah dambaan orang ketika hidup didunia. Seorang mahasiswa ingin cepat selesai kuliah dan cepat mendapatkan pekerjaan. Seorang siswa ingin lulus ujian sekolah dan masuk keperguruan tinggi favorit. Itu juga merupakan kesuksesan bagi siswa itu. seorang pebisnis ingin mendapatkan keuntungan yang besar dalam setiap bisnisnya. Mereka tidak ingin mendapatkan kerugian. Dan itu pasti merupakan keinginan setiap pengusaha. Yang jelas, setiap orang memiliki cita-cita untuk menjadi orang yang sukses.

Tentu keinginan setiap manusia ini perlu mendapatkan respon yang positif.  Dan mestinya apa yang kita impikan itu harus didapatkan. Tetapi yang menjadi masalahnya adalah seberapa besar usaha kita untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Nah…inilah yang sedikit manusia pikirkan. Saat ini, kayaknya sebagian manusia hanya mau menghayal untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Makanya sungguh ironi jika kita saksikan manusia hari banyak yang sibuk memikirkan kesuksesan tetapi tidak mau berusaha untuk meraih kesuksesan itu. Ia kan?

Sukses diakhirt berupa surga adalah dambaan setiap insan. Dan ini merupakan kesuksesan yang ideal dan sempurna. Tidak ada manusia yang berakal sehat yang tidak ingin masuk kedalam surga.  Setiap manusia punya hak untuk mendapatkan surga. Oleh karena itu, jalan-jalan untuk mencapai ksuksesan itu harus kita ketahui dan kita laksanakan.

Seperti itulah adanya. Jika kita ingin sukses maka hal terpenting yang mesti kita lakukan adalah bagaimana kita berusaha untuk mendapatkan kesuksesan itu. jalan-jalan yang telah ditunjukannya mesti harus kita tempuh. Kuncinya adalah usaha. Katanya teman sih……Jangan Malas. Tidak ada tempat untuk orang yang malas. Cari terus jalan mencapai kesuksesan itu.

terima kasih 

Filsafat Ilmu

Filsafat Ilmu adalah salah satu mata kuliah wajib yang harus diprogramkan oleh mahasiswa jurusan fisika di Kampus kami. Mata kuliah ini mempunyai 2 sks.

Hari pertama mata kuliah ini saya tidak masuk. Biasanya, kalau saya tidak masuk begini hanya ada beberapa kemungkinan. 1. Saya tertidur pagi, 2. Karena Malas masuk kampus dan yang 3. Karena saya tidak suka. Padahal dosen mata kuliah ini adalah orang yang kenal dekat dengan saya.

Saya masuk dipertemuan kedua. Ada yang menarik menurut saya pada pertemuan ini. Pak Dosen Tisak langsung masuk memperkenalkan materi tetapi terlebih dahulu memberikan beberapa motivasi sekaligus pengalaman-pengalaman orang yang termotivasi akhirnya menjadi orang yang Sukses. Selesai salam dan absen, pak dosen menampilkan power pointnya dan tertulis succes is my right. Tulisan aaapa itu. Tapi seperti biasa kami cuman melihat dan mendengarkan aja. Apa maknanya? Sukses adalah hak saya. Kata-kata yang biasa dikemukakan oleh seorang motivator no 1 di indonesia Andrie Wongso untuk memberikan motivasi kepada orang atau manusia yang hari ini merasa gagal dalam kehidupan study maupun karirnya. Jadi Pak Dosen akan memberikan motivasi kepada kami. Waw… sesuatu yang bagus jika dosen tidak hanya memberikan mata kuliah toh. Mesti harus ada semacam motivasi yang harus disampaikan kepada mahsiswa bagaimana menjadi orang yang sukses. Karena sukses adalah hak setiap orang. Dan kebanyakan manusia termasuk mahasiswa hari ini tidak mengetahui atau mungkin aja pura-pura tidak tahu bahwa sesungguhnya semua orang mempunyai hak untuk menjadi orang yang sukses. Saya pun dengan serius mendengarkan apa yang disampaikan oleh dosen saya ini. memang apa yang beliau sampaikan ini sudah sering saya mendengarnya. Malahan langsung kepada saya sudah mendengarnya. tapi saya kira nggak ada masalah selagi hal itu memberikan sesuatu yang baik dan bermanfaat untuk kita tidak masalah jika apa yang telah kita tahu dan kita dengarkan pun kita harus tetap siap dan harus mau untuk mendengarkannya.

Ini sekilas tentang pengalaman kuliah perdana saya fisika inti. Kemudian izinkan saya sedikit berkomentar tentang sukses adalah hak saya.

February 9, 2008

Pengalaman Di Laut

Pengalaman di laut adalah pengalaman yang cukup mengasyikkan. Tinggal didaerah pulau tentu laut merupakan bagian dari kehidupan keseharian. Jarak antara rumah dan laut hanya sekitar 350 meter. Tetapi dalam tulisan ini saya akan fokuskan pengalaman saya ketika sekolah SMP selama tiga tahun kurang lebih berinteraksi dengan laut. Begini Ceritanya

Setelah tamat SD, saya melanjutkan sekolah ke SLTP 2 Wakorumba Selatan. Sebuah sekolah di wilayah sebrang yang jarak area lautnya sampai di pulau tersebut adalah sekitar 3 - 3,5 kiloan. Jarak yang cukup jauh jika dilihat dari segi usia yang baru 12 tahun. Sebelumnya, telah banyak teman-teman dari kampung yang melakukan hal yang sama ketika pergi kesekolah yaitu dengan menggunakan perahu. Termasuk diantaranya adalah kakak saya. Sebenarnya, saya tidak berkeinginan yang tinggi untuk pulang balik mendayung dengan menggunakan perahu. Tetapi, karena dasarnya saya orang yang tidak suka bekerja dan tinggal dirumahnya orang makanya saya memilih untuk mendayung bersama kakak dan saudara sepupu.

Diawal perjuangan mendayung, sesungguhnya saya banyak menamkan kejengkelan dari saudara saya. Betapa tidak, diusia itu saya belum lancar mendayung. Baru tahu sedikit aja. Makanya ketika saya mendayung bersama kakak saya selalu dimarahi karena saya selalu membuat basah mereka. 

Merupakan pengalaman yang asyik sebenarnya kalau kita kesekolah dengan mendayung. Tetapi, banyak hal yang menjadi kekurangan. Diantaranya, sering telat masuk sekolah, sering bolos, dan biasanya basah-basah loh masuk sekolah. Apalagi kalau musim hujan dan keras angin. Kita harus berjuang menerobos angin kencang yang disertai gelombang untuk sampai kesekolah. Makanya biasanya kalau sudah basah-basah ada alasan untuk tidak masuk sekolah. tetapi ada satu hal yang ditunjukan oleh teman-teman dari kampung yang juga pulang balik kesekolha dengan menggunkanan perahu adalah kekompakan untuk tidak menyampaikan kekurangan yang kami miliki kepada siapapun dari kalangan teman-teman sekelas dan guru sekolah sehingga dengan demikian kami bisa beralasan tanpa harus menimbulkan kecurigaan dari teman-teman dan juga guru sekolah.

Diawal-awal itu, tentu saya sebagai anak yang sebelumnya rajin kesekolah saya merasa bahwa banyak hal yang salah dalam aktifitas pulang pergi ini. Suka terlambat masuk, padahal saya lebih suka pulang dari pada harus terlambat. tetapi lama-kelamaan kebiasaan seperti itu sudah hampir menjadi rutinitas. Betapa tidak, Jika ada angin kencang (biasanya bulan 7 dan 8) dalam sepekan bisa tidak masuk kelas selama tiga hari. dalam sebulan kita bisa tidak masuk sekolha sebanyak 10 kali lebih tentu dalam dunia sekolah kerugian yang didapatkan sangat banyak, sehingga wajar jika prestasi ketika SMP sangat melorot.

Lalu bagaimana dengan keadaan dilaut?

Mungkin sudah dapat dibayangkan bagaimana jika angin kencang tiba sedangkan kami masih ditengah laut?  Mengasyikkan. Langkah pertama yang dilakukan adalah bagaimana menyelamatkan pakaian sekolah agar tidak sampai hilang atau tenggelam bersama terbaliknya perahu. Jadi soal basah tidak jadi masalah. Ada lagi alasan untuk tidak masuk sekolah yaitu pakaian basah.

Pernah suatu hari, saat itu waktu udah menunjukan pukul setengah 2 atau lebih. Cuaca saat itu masih cukup bagus belum banyak tanda-tanda akan datang angin kencang. Tetapi dibelahan bumi barat sudah nampak awan hitam yang menggumpal. Mungkin karena sudah terbiasa atau mungkin juga karena perut lapar, kondisi seperti itu tidak kami hiraukan. Kami terus mengayuh perahu agar sampai derumah dengan  selamat dan tentu ingatan pertama ketika sampai dirumah adalah makan. Belum lama kami star, sekitar 1 km dari tempat star tiba-tiba dari jauh nampak angin kencang bertiup. Waw…. tentu saja kami kaget. he..he…he. Mau lanjut angin kencang udah didepan mata, mau balik udah cukup jauh perginya dan kita pasti didapat. Jadi apa yang kami lakukan? Dengan ukuran perahu yang kecil dengan 3 penumpang tentu peluang untuk terbalik sangat besar. Terpaksa pasrah dengan keadaan. Tetapi sebelumnya pakaian sekolah diikat dengan tali jangkar (sauh) agar tidak tenggelam. Ketika ombak keras menghantam, saat itu juga perahu langsung penuh dengan air yang tidak lama kemudian terbalik.

Lalu bagaimana dengan kami? Alhamdulillah allah menolong kami. Saat itu kami lompat dari perahu dan berpegangan diperahu sambil sekali-kali berenang. Ditengah laut ini kawan…! Pernah mencoba? Waw benar-benar seru. Lalu bagaimana kami pada saat itu? apakah kami Cemas? Wallahua’lam kayaknya tidak terlalu cemas. Kami dengan nyantai aja berpegangan diperahu agar terbawa bersama ombak sampai kedaratan. Kebetulan saat itu arah gelombang menunju ketempat star. Akhirnya kami sampai juga didaratan dengan selamat. Untuk kemudian menunggu sampai angin reda untuk kemudian melanjutkan perjalanan pulang kekampung.

Itu adalah sebagian kecil pengalaman ditengah laut. Dengan usia yang masih sedikit dan masih lugu tentu keadaan ditengah laut adalah keadaan yang seru juga menakutkan. Menakutkan manakala kita melihat ikan-ikan besar yang lalu lalang seperti ikan Lumba-lumba. Kami jelas takut dengan hal ini. Juga keadaan karang yang gelap juga membuat kami gentar apabila melewatinya. Yang serunya adalah ketika pulang dengan berlayar dan bermain-main dengan gelombang. jangan salah kaprah dulu kawan…

Yang saya maksudkan bermain-main dengan gelombang adalah tatkala gelombang yang datang itu tidak disertai dengan angin yang kencang. Dan kebetulan tidak berlawanan arah dengan arah kami. Jika itu yang terjadi, maka kami harus menyiapkan tenaga ekstra untuk dapat melewatinya. Syukur-syukur bisa melewatinya. Paling kalau tidak bisa ya…pulkam lagi aja. terpaksa bolos.

Sekitar tiga tahun saya pulang balik kesekolah dengan perahu, tidak sedikit pengalaman baik ditengah laut maupun didarat. Ditengah laut alhamdulillah hanya sekitar 3 - 4 kali perahu kami terbalik dan syukur udah dekat-dekat dengan kampung. Jadi banyak yang lihat. Pernah juga sepatu saya tenggelam. Didekat pelabuhan yang dalamnya sekitar 6-7 meter. Syukurnya pula sepatu itu baru sampai ditengah sehingga saya bisa mengambilnya. Dan saya ingin katakan bahwa pengalaman dilaut yang pling saya nikmati adalah memancing ikan. Mungkin bisa dikatakan sekitar 30% hari saya ketika SMP memancing ikan. 

Masih banyak cerita-cerita saya diwaktu sekolah SMP berhadapan dengan laut.

Tetapi saya cukupkan aja samapi disini. Mudah-mudahan dilain waktu saya akan lanjutkan.